Kafilah Syuhada

"Tlah lama tidur terlena dalam kehinaan,,Dimanakah gerangan barisan singa itu?"
>>>Anda pengunjung ke- site stats
View My Stats

Saturday, September 16, 2006 12:45 AM riyadi

"Orang yang paling bertanggung jawab terhadap bangkitnya jihad abad 20"

"Saya merasa seakan hidupku di dunia ini hanya 9 tahun,
7 1/2 tahun ketika jihad di palestina,
1 1/2 tahun ketika jihad di afghanistan."
(Asy-syaheed, Syeikh Dr.Abdulloh Azzam)

Dr. Abdullah Yusuf Azzam (19411989), juga dikenal dengan nama Syekh Azzam, adalah seorang figur utama dalam perkembangan pergerakan Islam. Syekh Azzam lahir pada tahun 1941 di desa As-ba'ah Al-Hartiyeh, provinsi Jenin di sebelah barat Sungai Yordan. Setelah menamatkan pendidikan dasar dan lanjutan di desanya, dia melanjutkan ke Khadorri College di dekat kota Tulkarem dan mengambil jurusan pertanian. Setelah wisuda Syekh Azzam bekerja sebagai seorang guru di desa Adder, Yordania. Kemudian ia di Sharia College pada Universitas Damaskus di mana ia memperoleh gelar B.A. pada tahun 1966. Setelah tahun 1967 pada Perang Enam Hari dan Israel menduduki Tepi Barat, Syekh Azzam pindah ke Yordania dan bergabung dengan Ikhwanul Muslimin Palestina.

Shaikh Azzam pergi ke Mesir untuk melanjutkan studi Islam di Universitas Al-Azhar Kairo dan mendapat gelar master di bidang syariah. Ia kembali ke mengajar pada Universitas Jordan di Amman dan pada tahun 1971, Syekh Azzam kembali ke Universitas Al-Azhar dan memperoleh Ph.D dalam bidang Ushul Fiqh pada tahun 1973.
Sumber: http://wikipedia.org

[baca selengkapnya..]

Ada 0 komentar euy!!

Tuesday, September 12, 2006 10:46 PM riyadi

Senandung untuk saudaraku...


Riuh senandung pelipur tak sudahi sedu dan sendu
Lirih lirik berucap perlahan:"Lindungi saudaraku......"
Tak sanggup kutuntaskan
Kembali kutenggelam dalam senyap
Hatipun kian sayu
Sayu sesayu-sayunya


Sadar aku berucap terputus
Tiap denyut terasa seakan mencabar
Akupun tergugu dalam kepiluan yang teramat sangat
Dan segenang airmata tertitis jua
Iringi tangis pilu yang tiada kuasa kulihat

[baca selengkapnya..]

Ada 1 komentar euy!!

Sunday, September 10, 2006 11:19 PM riyadi

DEJAVU


Dunia seakan-akan terlambat menyadari betapa biadabnya Israel. Rasanya baru akhir-akhir ini saja dunia memikirkannya dengan hangat, meski saya yakin, kehangatan pembicaraan itu tidak akan lama. Setahun dua tahun, dunia akan lupa. Kejadian-kejadian ini seperti dejavu, berulang dan berulang lagi. Israel membantai - dunia mengecam - dunia melupakan, AS memborbardir - dunia mengutuk - dunia melupakan, begitu seterusnya.

Yang terulang juga adalah, saat dunia memperhatikan Lebanon karena gempuran-gempuran Israel mereka seakan lupa pada Palestina. Seperti juga dulu ketika Amerika menggempur Iraq, dunia lupa pada Palestina. Padahal penderitaan Palestina tak kalah hebatnya. Bahkan hampir setiap hari penduduk Palestina terbunuh oleh israel sejak meletusnya intifadah II. Dunia hanya tertarik pada pembantaian-pembataian besar. Dunia hanya mau memperhatikan pada jumlah kematian yang besar.

Itulah harga nyawa muslim dimata dunia. Sehari satu mati selama 5 tahun tidak begitu menarik daripada 50 mati dalam sehari. Itulah gambaran nyawa muslim dimata dunia. Butuh angka kematian yang fenomenal agar nyawa-nyawa saudara kita dapat menghiasai headline-headline media, hingga dunia membaca.

Juga kita ? Akankah kita berkoar-koar hanya ketika angka kematian dalam sehari telah mencapai 2 digit ? Akankah kita menyuarakan kemerdekaan mereka hanya ketika kerusakan sudah seperti gempa bumi ? Akankah kita mendoakan mereka hanya ketika puluhan nyawa mati dalam sehari ?

Setelah itu dejavu, kita lupa hanya karena angka kematian menjadi lebih kecil. Seperti yang selalu dunia lakukan.

[baca selengkapnya..]

Ada 0 komentar euy!!

[kembali klik-cinta]

LIHAT BIODATAKU KLIK!

Silaturahmi


Template design-copyright © 2006 Geliat Hati Riyadi All rights reserved